Loading
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

WNI Dievakuasi dari Mesir

berhubung keadaan di mesir smakin memanas segeralah WNI dimesir di evakuasi



Warga negara Indonesia akhirnya berhasil dievakuasi dari Mesir. Rombongan pertama berjumlah 411 orang tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Rabu (2/2) siang tadi.

GB

411 WNI mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten. Reuters/Supri.

GB

Mereka diangkut dengan pesawat Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Kairo. Reuters/Supri.

GB

Mereka dievakuasi setelah terjadi gejolak politik di Mesir. Reuters/Supri.

sumber :http://foto.detik.com/readfoto/2011/02/02/172251/1559247/157/1/wni-dievakuasi-dari-mesir

Din Syamsuddin Prihatin Pimpinan KPK Diusir DPR


Jakarta - Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin mengaku kecewa dengan penolakan Komisi III DPR atas kehadiran pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Menurut Din, DPR harusnya lebih menaruh hormat kepada KPK.

"Menyedihkan, saya termasuk yang prihatin dan bersedih ada pimpinan KPK yang dibentuk kemudian diusir oleh DPR," ujar Din usai menemui Ketua DPR Marzuki Alie di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (1/2/2011).

Menurut Din, Komisi Hukum DPR harusnya mendukung upaya KPK dalam pemberantasan korupsi. Komisi juga tidak perlu reaktif saat KPK menahan sejumlah politisi Senayan.

"DPR harusnya mendukung pemberantasan korupsi, koruptor musuh rakyat," paparnya.

Din juga berharap KPK menjadi lembaga penegak hukum yang independen dan melakukan pemberantasan korupsi tanpa tebang pilih.

"KPK perlu mengambil tugas itu tapi jangan tebang pilih. Ya kalau anggota DPR diduga menerima, ya pemberinya juga harus dikejar," ujar Din.

Seperti diberitakan kemarin (31/1), hasil voting rapat internal Komisi III DPR memutuskan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah tidak layak hadir karena deponeering tidak menghilangkan status tersangka keduanya. Keputusan kontroversial itu didukung Fraksi Golkar, PDIP, PPP, PKS dan Gerindra.
sumber: detik.com

50 LSM di Mesir Serukan Mubarak Segera Lengser


Kairo - Hingga hari kedelapan demonstrasi, tak ada tanda-tanda Hosni Mubarak untuk mundur. Sebanyak 50 LSM yang bergerak di isu HAM pun menyerukan agar Mubarak segera lengser untuk menghindari pertumpahan darah lebih banyak lagi.

"Presiden Mubarak harus menghormati keinginan rakyat Mesir dan mengundurkan diri untuk menghindari menumpahkan darah orang Mesir," kata aktivis 50 LSM itu dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan menjelang demonstrasi sejuta umat yang berlangsung Selasa (1/2/2011) seperti dilansir AFP.

Hingga saat ini diperkirakan 125 orang tewas akibat demonstrasi menuntut Mubarak mundur. Hari ini ribuan warga Kairo telah berkumpul di Lapangan Tahrir untuk menggelar aksi sejuta umat. Tuntutannya adalah Mubarak lengser maksimal hari Jumat.

Sementara, demo solidaritas mendukung turunnya Mubarak juga berlangsung di sejumlah negara seperti di Manila dan Kuala Lumpur. Sasaran mereka adalah Kedubes Mesir.
sumber :detik.com

Pemilik Sawah Sekitar Crop Circle Keluhkan Sawahnya Rusak Terinjak


Magelang - Darsudi (45), warga Dusun Kumbangan, Desa Banyu Sari, Kecamatan Tegalrejo, Magelang, mengeluhkan sawah yang digarapnya rusak akibat ulah penonton crop circle yang muncul di sawah tetangganya. Tidak tanggung-tanggung, kerusakan sawah Darsudi itu sudah mencapai 1000 meter persegi.

“Rusaknya hampir setengah kesok (seribu meter persegi) dari total luas sawah sekitar 3 kesok (3 ribu meter persegi). Kalau dijadikan beras, sudah jadi tiga karung beras lebih nantinya,” kata Darsudi
Selasa (1/1/2011), saat ditemui detikcom di persawahanya yang berada tepat di sebelah utara sawah yang ada crop circle-nya.

Darsudi mengaku, ia merasa jengkel dengan ulah para penonton crop circle yang empat hari ini melewati sawah yang digarapnya. Hal itu, katanya, telah membuat padi-padi roboh dan akhirnya rusak parah.

“Mau gimana lagi. Saya sendiri tidak bisa melarang orang banyak yang nginjak-injak sawah saya. Jadi saya biarkan saja,” kata Darsudi sambil menunjuk sawahnya yang rusak.

Namun demikian, Darsudi berharap, jika ada pihak yang sudah diketahui bertanggung jawab munculnya crop circle di areal persawahan, ia akan meminta ganti rugi.

“Kalau minta ganti rugi mau minta ganti rugi sama siapa? Kan belum diketahui siapa pembuat lubang aneh itu,” ungkap Darsudi sambil mengeluh di hadapan Kepala Desa Banyu Sari, Siswanto.

Darsudi berharap, Siswanto selaku Kepala Desa Banyu Sari bisa mengambil inisitaif untuk mengusahakan ganti rugi bagi warga desa terutama melalui jasa parkir yang dilakukan oleh pemuda-pemuda desa setempat.

“Kalau bisa ya dimintakan ke jasa parkir itu Pak Lurah supaya saya dan majikan saya dapat ganti rugi dan tidak nombok dan berkurang bila panen nanti tiba,” tutur Darsudi yang kemudian diamini Siswanto.

Keluhan yang sama juga disampaikan para pemilik sawah lainnya. Namun karena tidak tahu harus minta ganti rugi kepada siapa, para pemilik sawah pun belum bersikap apa-apa.

Revolusi Mesir Militer Mesir Berbalik Dukung Rakyat

hot news berita dari mesir,kairo
KOMPAS.com — Pendulum politik di Mesir berubah. Pihak militer yang semula pro status quo, kini berbalik menyokong gerakan kaum revolusioner yang hendak menggulingkan pemerintahan Hosni Mubarak.

Pihak militer dalam sebuah pernyataannya, Senin (31/1/2011), menyebutkan, tuntutan rakyat Mesir "sah". Mereka pun berjanji tidak akan menumpas protes massal anti-pemerintah yang dijadwalkan berlangsung Selasa (1/2/2011).

"Bagi bangsa besar Mesir, angkatan bersenjata Anda, yang mengakui hak-hak sah rakyat... tidak menggunakan dan tidak akan menggunakan kekerasan terhadap rakyat Mesir," kata militer dalam sebuah pernyataan.

Seorang juru bicara mliter yang dikutip televisi pemerintah Mesir dan kantor berita resmi MENA menambahkan, kebebasan berpendapat yang damai dijamin bagi semuanya.

"Kebebasan berpendapat dengan cara-cara damai merupakan hak setiap orang. Angkatan besenjata menyadari dan mengakui tuntutan sah rakyat yang terhormat," katanya.

"Keberadaan angkatan bersenjata di jalan untuk kebaikan Anda dan demi keselamatan dan keamanan Anda, dan mereka tidak akan menggunakan kekerasan terhadap bangsa besar ini," katanya.

Analis politik Diaa Rashwan mengatakan, "Ini berarti militer kini memegang kendali." Senin, hari ketujuh protes, demonstran memadati pusat kota Kairo untuk menolak pemerintah yang dibentuk Mubarak dalam tantangan terbesar atas kekuasaannya selama tiga dasawarsa.

Penyelenggara mengumumkan pemogokan umum tanpa batas waktu dan berjanji mengadakan "pawai sejuta orang" di Ibu Kota Mesir itu pada Selasa, dan di kota kedua Iskandariyah, setelah sepekan pergolakan yang menewaskan sedikitnya 125 orang dan melukai ribuan lain.

Minggu, sejumlah helikopter dan jet tempur angkatan udara Mesir terbang rendah di Kairo, sementara truk-truk pasukan tambahan terlihat di lapangan pusat, tempat pemrotes menuntut diakhirinya kekuasaan Mubarak.

Itu merupakan unjuk kekuatan militer terakhir Minggu dalam upaya yang tampaknya untuk mendesak pemrotes kembali ke rumah mereka sebelum berlakunya jam malam.

Tank-tank ditempatkan di lapangan tersebut sejak Jumat ketika pasukan militer dikirim ke jalan untuk melakukan pengamanan setelah demonstrasi dan kerusuhan anti-pemerintah selama beberapa hari.

Para aktivis muda pro-demokrasi Mesir yang menuntut pelengseran Mubarak diilhami oleh pemberontakan yang menggulingkan Presiden Tunisia Zine El Abidine Ben Ali pada bulan ini.

Ben Ali meninggalkan negaranya pertengahan Januari setelah berkuasa 23 tahun meski ia telah menyatakan tidak akan mengupayakan perpanjangan masa jabatan setelah 2014. Ia dikabarkan berada di Arab Saudi.

Ia dan istrinya serta anggota lain keluarganya kini menjadi buronan dan Tunisia telah meminta bantuan Interpol untuk menangkap mereka.
ADVERTISER
  • ROXX SHARE
  • PRESENTS
  • WIDGETS
  • TEMPLATES
  • WORM TECHNIQUES
  • INSPIRATIONS

About Me

Foto Saya
galih malela
biarlah orang yang menilai saya :)
Lihat profil lengkapku
By enda fiVers
By enda fiVers
Fivers

lets chat

By enda fiVers
free counters

Categories

Followers